Parasetamol Obat Untuk Mengobati Demam, Sakit Kepala dan Nyeri

Parasetamol adalah salah satu obat yang paling umum digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, sakit kepala dan demam. Obat ini dapat diperjualbelikan secara bebas, maupun melalui apoteker online.

Sepertinya tidak ada yang tidak kenal dengan obat ini. Paracetamol adalah obat yang efektif dan serba guna. Namun tetap perlu diingat, hanya karena dijual bebas dan mudah ditemukan, bukan berarti obat ini tidak berbahaya. Mengkonsumsi obat ini secara berlebihan dapat membuat Anda overdosis, merusak organ dalam, dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Parasetamol sering digunakan untuk mengobati demam, nyeri ringan, dan efektif untuk meredakannya. Terlepas dari kenyataan bahwa obat tersebut telah digunakan sebagai pengobatan selama hampir satu abad, banyak khasiatnya yang masih belum diketahui, dan cara kerjanya masih belum sepenuhnya jelas. Penelitian telah menunjukkan bahwa parasetamol bekerja secara tidak langsung untuk menghambat aktivitas sel-sel (yang disebut sebagai prostaglandin) di dalam otak di mana mempunyai andil dalam menciptakan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Namun, masih kurang jelas tentang bagaimana tepatnya fungsi obat ini di dalam tubuh. Bagaimanapun parasetamol bekerja, telah diketahui bahwa zat tersebut pasti memiliki efek mengurangi rasa nyeri, dan meredakan demam. Untuk alasan ini, obat ini menjadi salah satu obat yang paling banyak digunakan di dunia, dan digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit.

Parasetamol yang dijual di apotek online juga sangat efektif untuk mengurangi rasa sakit dari gejala pilek dan flu.

Tanpa mengetahui cara minum obat yang tepat, overdosis paractemol dapat merusak hati, dan bahkan berakhir dengan gagal hati. Harus diingat bahwa meskipun bermanfaat, parasetamol juga merupakan obat yang sangat berbahaya dan membutuhkan dosis yang tepat.

Parasetamol sebagai obat telah ada selama hampir 100 tahun, dan sampai hari ini masih bisa mengatasi sakit ringan dan nyeri dan gejala flu lainnya. Selain itu, obat ini juga sedang diteliti untuk mencari tahu cara kerjanya dalam mengurangi rasa sakit.

Kembali perlu kami ingatkan, agar Anda mempertimbangkan bahwa meskipun merupakan jenis penghilang rasa sakit yang efektif, parasetamol juga dapat mematikan, dan oleh karena itu penting untuk mengikuti aturan penggunaan obat agar aman dikonsumsi. Tidak seperti aspirin, parasetamol tidak bertindak sebagai anti-inflamasi dan tidak menghalangi pembentukan enzin prostaglandin. Dengan kata lain, aspirin bertindak untuk membendung rasa sakit tetapi tidak bisa mengurangi pembengkakan.

Ada beberapa keuntungan membeli parasetamol di apotek online, antara lain: obat ini tidak melemahkan lapisan lambung atau membuat kerusakan ginjal, seperti yang terjadi ketika Anda menggunakan aspirin yang berkepanjangan. Selain itu, parasetamol tidak menyebabkan pembekuan darah seperti halnya aspirin, maka obat ini lebih aman jika Anda memiliki luka atau untuk orang yang rentan terhadap mimisan. Parasetamol juga dapat dikonsumsi dengan aman untuk orang yang terkena penyakit tertentu, seperti sindrom Reye, di mana penggunaan aspirin diperhitungkan tidak aman untuk mereka.

Seperti kebanyakan obat, sebenarnya ada risiko penggunaan parasetamol dan ini terlihat terutama jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak tepat atau tinggi. Misalnya, mengonsumsi parasetamol setiap hari dapat menyebabkan apa yang disebut sebagai sakit kepala rebound dan, dengan dosis tinggi, parasetamol dapat menyebabkan kerusakan hati dan kematian. Risiko ini sebenarnya rendah, tetapi akan meningkat secara substansial dengan, misalnya, mengonsumsi parasetamol bersamaan dengan alkohol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *